The Writer; Vision, Imagination, and Facts

Menulis, bagiku, adalah jalan mengasyikkan nan membebaskan, panjang dan berliku, kadang bahkan terjal. Memetamorfosakan fakta, visi, dan imajinasi. Merangkai kata dari ketiadaan menuju keberadaan. Karena menulis, sesungguhnya, adalah laku ronta jiwa merdeka tuk menggapai sebuah arti. Menyengaja bersenggama dengan situasi untuk mampu memaknai dan memahami apa yang terjadi.

 

Fakta adalah kebenaran terungkapkan, sesuatu yang apabila terdistorsi akan berakibat anomali dan bahkan anarki. Namun, ribuan bahkan jutaan fakta takkan mampu terungkap dengan serta merta apa adanya. Visi dan imanijasi, oleh karenanya, akan selalu mengelindani di manapun fakta tertelanjangi.

Kata-kata takkan mampu mengungkap fakta yang sesungguhnya, karena kita manusia adalah makhluk fana dengan satu kata yang sungguh amat mengena: Keterbatasan! Karena sesungguhnya, hanya Tuhanlah Sang Maha Tak terbatas.

Salam Literasi.

Comments (0)


Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *